Selasa, 25 Oktober 2016
Kamis, 08 September 2016
23.02
Unknown
No comments
| Pengecakan jalan cor beton di dusun air hitam oleh camat KPR |
Camat Kedaton Peninjauan Raya mengatakan pembangunan yang ada di Desa Sinar Kedaton sangat bagus dan layak, yang mana peroses pembangunanya melibat kan masyarakat setempat.
| Pembangunan Siring |
Jumat, 29 Juli 2016
21.50
Unknown
No comments
Minggu, 10 Juli 2016
08.26
Unknown
No comments
Rabu, 15 Juni 2016
08.03
Unknown
No comments
Selasa, 03 Mei 2016
21.17
Unknown
No comments
Desa Sinar Kedaton mengutamakan pembangunan di beberapa bidang yaitu:
1. Kegiatan Cor Brton Jalan Dusun. II.
2. Cor Beton Lapak Pasar Karet Dusun.I.
3. Siring Pasang Dusun. I.
4. Cor Beton Lorong Masjid Dusun.I.
5. Siring Pasang Dusun. IV.
6. Siring Pasang Dusun. III.
7. Pembangunan Sumur Bor .1. Unit
8. Pembangunan Sumur Bor 4 Unit
Ada juga di bidang pemberdayaan yaitu:
1. Kegiatan Posyandu
2. Kegiatan Pembinaan Paud
3. Bidang Pembinaan Rohani
4. Kegiatan Pkk Desa
5. Kegiatan Karang Taruna
Selasa, 12 April 2016
18.00
Unknown
No comments
Masyarakat tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada pada reses anggota DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), sejak tanggal 28 Maret 2016 lalu hingga 15 Januari 2016 mendatang.
Banyak aspirasi dan masukan yang disampaikan mereka kepada para wakil rakyat di daerah pemilihan (Dapil)-nya masing-masing.
Umumnya, warga minta dilakukan perbaikan/ peningkatan beberapa ruas jalan, perbaikan drainase, bronjong, jembatan dan fasilitas umum lainnya yang ada di kecamatan itu.
Demikian pula halnya dengan Efendi SP, anggota DPRD OKU dari Dapil IV asal Partai Keadilan Sejahtera. Dia menyebutkan, saat melaksanakan reses di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat. Termasuk soal jalan tadi.
Bahkan, ada aspirasi bernada mengancam yang disampaikan kepada mereka mengenai jalan ini. Dimana, warga akan mencabut hibah tanah untuk jalan.
"Warga 'mengancam' menarik hibah jalan ke Talang Nau di Kedaton Timur dan jalan Talang Bukit di Sinar Kedaton," ungkap Efendi kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, (12/4), di gedung dewan setempat.
Kenapa demikian? Warga disana kesal lantaran kedua jalan tersebut sudah lama dibuka, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.
Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Selain untuk menuju ke pemukiman, juga jalan menuju usaha tani/ kebun-kebun milik warga setempat.
"Jalannya sudah dibuka. tapi tidak ada tindak-lanjut. Jadi agak setengah mengancam, warga akan menarik hibahnya," ungkap Efendi.
Dijelaskan Efendi, untuk jalan ke Talang Nau itu sendiri telah dibuka menggunakan dana APBD tahun 2013 lalu. Sedangkan jalan ke Talang Bukit dibuka menggunakan APBD 2014.
"Intinya mereka (masyarakat,red) minta ditingkatkan, sebab jalan itu sudah dibuka dan dihibahkan. Dan jalan itu memang perlu nian. Kalau memang tidak dilanjutkan, ya masyarakat ancam tarik hibah," ujarnya.
Reses perorangan yang dilakoni Efendi ini dilaksanakan di balai desa Kedaton (8/4) dan balai desa Sinar Kedaton (4/4).
"Permintaan yang agak darurat adalah bronjong di jembatan gantung Lubuk Kemiling (ujung KPR). Kondisinya jembatannya rusak parah dan belum dibronjong," bebernya.
Langganan:
Postingan (Atom)












